Gambaran Tindakan Bullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama

  • Titisa Ballerina Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Aria Saloka Immanuel

Abstract

Abstrak. Dampak negatif dari perkembangan jaman dan modernisasi adalah melunturnya nilai-nilai luhur budaya. Salah satu bukti dari melunturnya nilai-nilai luhur budaya dapat dilihat dari banyaknya kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi dan asesmen perilaku bullying pada siswa SMP di Kota Yogyakarta. Variabel yang diteliti adalah perilaku bullying pada siswa SMP. Subjek penelitian ini adalah 107 siswa di SMP N Kota Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala intensitas perilaku bullying, FGD, dan observasi. Kesimpulan penelitian ini adalah telah terjadi perilaku bullying pada siswa SMP di Kota Yogyakarta. Perilaku bullying yang terjadi antara lain verbal, non verbal, dan fisik. Perilaku bullying terjadi karena adanya dinamika antara pelaku, korban, dan lingkungan. Teman sebaya memiliki peran yang sangat penting dalam terjadi perilaku bullying di sekolah. Teman sebaya yang negatif dapat menjadi pelaku maupun pendukung bullying, sedangkan teman sebaya yang positif dapat menjadi pembela korban maupun ujung tombak penanganan bullying di sekolah. Norma sosial di sekolah ditentukan oleh sikap teman sebaya terhadap bullying.
Kata kunci: bullying, siswa SMP, teman sebaya


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-08-16
How to Cite
BALLERINA, Titisa; IMMANUEL, Aria Saloka. Gambaran Tindakan Bullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmu Perilaku, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 18-31, aug. 2019. ISSN 2581-0421. Available at: <http://jip.fk.unand.ac.id/index.php/jip/article/view/93>. Date accessed: 06 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.25077/jip.3.1.18-31.2019.